Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Insiden Kecelakaan Kerja di PT ASL, 3 Orang Meninggal Dunia

Sabtu, Maret 07, 2026 | 16:33 WIB Last Updated 2026-03-07T09:33:35Z
Foto: Insiden kecelakaan kerja di PT ASL

Batam, Exposekepri.com - Lagi, insiden kecelakaan kerja di PT ASL kembali memakan 3 korban jiwa, kali ini  sebuah kapal tunda (tugboat) bernama Mega saat sedang beraktivitas menangani kapal Kyparissia untuk sandar, dilaporkan terbalik di perairan sekitar shipyard tersebut pada Jumat (06/03/2026) sore.


beredar informasi, kasus kecelakaan tersebut dikarnakan terbalik di perairan kawasan galangan kapal PT ASL Shipyard, Batu Aji, Batam, Insiden tersebut diduga terjadi akibat cuaca buruk disertai hujan tersebut hingga menyebabkan tiga kru kapal meninggal dunia.


Sumber media ini menyebut, saat kejadian terjadi terdapat lima kru berada di atas tug boat yang tengah memandu kapal untuk sandar di area galangan. Dari lima kru tersebut, satu orang berhasil diselamatkan, tiga orang ditemukan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian.


Tiga korban yang meninggal dunia diketahui bernama Abdul Rahman, Guntur Pardede, dan Jhonson Bartuahman Damanik. Ketiganya telah dievakuasi dan dibawa ke kamar jenazah RS Mutiara Aini, Batu Aji, untuk proses identifikasi dan penanganan lebih 


"Tug boat tersebut diduga bernama ASL Mega. Saat kejadian, kapal tersebut disinyalir tengah menarik kapal Kyparissia yang akan naik dok di salah satu jetty milik PT ASL Shipyard." ujar sumber kepada media ini, Sabtu (7/3) pagi. 


Saat kapalnya mau masuk, sambung sumber, kondisi cuaca hujan, informasinya ada empat yang meninggal dunia dan satu masih dicari. Proses evakuasi dilakukan oleh tim safety dan penyelam di lokasi.


Secara terpisah, Kapolsek Batu Aji AKP Bayu Rizky Subagyo melalui Wakapolsek Iptu Andi Pakpahan membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut tug boat yang sedang memandu kapal sandar tiba-tiba terbalik akibat cuaca buruk.


“Benar telah terjadi dugaan kecelakaan kerja di perairan sekitar galangan kapal ASL. Tug boat yang sedang memandu kapal sandar terbalik saat cuaca hujan dan angin kencang,” ujar Andi.


Pantauan di kamar jenazah RS Mutiara Aini Batu Aji, suasana duka menyelimuti area rumah sakit. Sejumlah keluarga korban tampak datang untuk menunggu proses penanganan jenazah.


Hingga berita ini diturunkan, jenazah para korban masih berada di RS Mutiara Aini dan rencananya akan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau.

Salah satu keluarga Guntur Pardede mengatakan, pihak keluarga langsung menuju rumah sakit setelah mengetahui kabar kecelakaan tersebut.


“Guntur kira-kira berusia sekitar 50 tahun. Anaknya ada empat orang, ada yang sudah jadi tentara, kuliah, kerja, dan yang paling kecil masih SMP,” ujarnya singkat.


Pantauan di rumah sakit juga terlihat tiga unit mobil Bidokkes dari RS Bhayangkara Batam. Jenazah rencananya akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut, namun hingga saat ini pihak keluarga masih menolak pemindahan tersebut.


Sementara itu, proses pencarian terhadap satu kru yang masih hilang terus dilakukan oleh tim penyelamat. (Red)

×
Berita Terbaru Update