![]() |
| Foto: Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, (AHY) |
Jakarta, Exposekepri.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), angkat bicara mengenai langkah safari politik yang mulai dilakukan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, menjelang Pemilu 2029. Ditemui di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (29/6/2026), AHY menegaskan bahwa partainya saat ini tidak ingin terburu-buru terjebak dalam euforia kontestasi politik yang masih cukup lama.
Alih-alih ikut melakukan manuver politik untuk persiapan pemilu, AHY justru menginstruksikan seluruh kader Demokrat di Indonesia untuk memusatkan perhatian pada penyelesaian persoalan nyata yang dihadapi masyarakat saat ini.
"Kontestasi pemilu masih tiga tahun lagi. Kita ingin kader Demokrat fokus pada isu-isu negara saat ini," ujar AHY kepada awak media.
Menurut AHY, pembahasan mengenai Pemilu 2029 bukanlah prioritas bagi Demokrat. Ia menilai, kehadiran kader di tengah masyarakat jauh lebih penting guna memberikan solusi atas berbagai tantangan yang ada.
AHY memaparkan sejumlah isu publik yang menjadi atensi utama partai berlambang bintang mercy tersebut, di antaranya:
- Ekonomi: Stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
- Lapangan Pekerjaan: Penciptaan peluang kerja untuk menekan angka pengangguran.
- Pendidikan: Peningkatan kualitas dan aksesibilitas pendidikan.
- Kesehatan: Pemerataan layanan kesehatan yang terjangkau.
- Pembangunan Infrastruktur: Kelanjutan pembangunan yang berdampak langsung pada mobilitas warga.
Pernyataan AHY ini muncul di tengah sorotan publik terhadap aktivitas politik Joko Widodo. Diketahui, Jokowi telah memulai rangkaian safari politiknya ke daerah, salah satunya kunjungan ke Lampung pada Juni 2026.
Di sisi lain, Jokowi dalam beberapa kesempatan sebelumnya sempat menegaskan bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kerap dikaitkan dengan langkah politiknya, tidak hanya mengincar target jangka pendek atau sekadar menjadi "pemanis" dalam demokrasi.
Jokowi dilaporkan menargetkan angka pengenalan publik (awareness) terhadap PSI hingga menyentuh 98% menjelang Pemilu 2029. Meski demikian, bagi AHY, dinamika politik yang terjadi saat ini tidak akan mengalihkan fokus Demokrat dari kewajiban utama mereka untuk melayani kepentingan rakyat di atas kepentingan politik praktis. (Red/Da)
