Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Peredaran Rokok Ilegal Merek Manchester Marak di Batam, Warga Soroti Lemahnya Aparat

Kamis, Juli 30, 2026 | 16:35 WIB Last Updated 2026-08-11T03:16:57Z
Foto: Peredaran rokok non cukai yang jadi sorotan masyarakat Kota Batam

Batam, Exposekepri.com -  Peredaran rokok ilegal merek Manchester dengan berbagai varian rasa semakin marak di Kota Batam. Rokok yang diduga diproduksi dari Batam, Provinsi Kepulauan  Riau, kini banyak beredar di sejumlah wilayah hingga jawa dan Sumatera.


Rokok Manchester masuk kategori produk ilegal karena tidak memiliki izin edar resmi dan belum memenuhi ketentuan cukai pemerintah. Meski demikian, aparat penegak hukum khususnya Bea Cukai Batam terlihat belum maksimal dalam menindak peredaran rokok ilegal non cukai ini.


Sejumlah warga pun mengaku khawatir dengan mudahnya rokok ilegal beredar di pasaran.


"Rokok ini banyak dijual diwarung-warung kecil dan pedagang kaki lima. Harganya juga lebih murah di banding rokok resmi, jadi banyak yang beli dan ini jelas sangat merugikan negara" Ungkap, Moh.Zainal Arifin, Ketua Solidaritas Masyarakat Sagulung. Kamis (30/07/2026)


Foto: Moh. Zainal Arifin, Ketua Solidaritas Masyarakat Sagulung

Zainal menambahkan, banyak remaja bahkan pelajar yang mudah membeli rokok ilegal karena harganya terjangkau.


“Ini sangat berbahaya karena bisa memicu kebiasaan merokok sejak dini,” kata dia.


Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan aparat khususnya Bea Cukai Batam terhadap peredaran rokok ilegal ini. Menurut Zainal, seharusnya aparat rutin melakukan razia atau penyitaan agar pedagang tidak berani menjual rokok ilegal seenaknya.


Tak hanya soal kesehatan, Zainal menegaskan peredaran rokok ilegal merugikan negara karena menghindari pembayaran cukai.


“Kalau dibiarkan, kerugian negara semakin besar, sementara warga tetap dirugikan,” tandasnya.


Zainal berharap, pemerintah dan aparat khususnya Bea Cukai Batam segera mengambil tindakan tegas. “Masyarakat ingin kepastian hukum, supaya rokok ilegal ini tidak lagi bebas beredar di masyarakat,” pungkas zainal. (Red)

×
Berita Terbaru Update