Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Susno Duadji: Negara Harus Berterima Kasih, Hercules Sudah Ambil Alih Tugas yang Tercecer

Sabtu, April 11, 2026 | 09:43 WIB Last Updated 2026-04-11T02:50:35Z
Foto: Mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji.

Jakarta, Exposekepri.com - Mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji, memberikan pandangan yang cukup mengejutkan terkait peran tokoh kontroversial, Hercules. Sabtu (11/04)


Susno meminta publik untuk melepaskan kacamata politik sejenak dan melihat fakta sosial yang ada di lapangan. Menurutnya, ada sisi positif dari pergerakan organisasi massa yang dipimpin Hercules yang justru membantu beban negara.


Susno menyoroti bahwa Hercules telah berhasil mengumpulkan ratusan ribu, bahkan mungkin jutaan orang yang selama ini dianggap sebagai "orang bermasalah".


Ia menegaskan bahwa orang-orang ini bukanlah sekadar angka dalam catatan, melainkan rakyat nyata yang sedang menghadapi krisis hidup.


"Orang bermasalah sudah dikumpulkan oleh dia (Hercules). Ada berapa ratus ribu Mungkin jutaan Seharusnya, mengurus rakyat yang bermasalah itu tugas siapa, Ya tugas negara Tapi di sini, organisasi massa yang ambil inisiatif," ujar Susno dengan nada tegas.


Dalam pandangannya, Susno memetakan tiga masalah fundamental yang dialami oleh massa yang dirangkul Hercules:

1. Masalah Perut: Urusan urusan dasar yang belum terpenuhi.

2. Masalah Pekerjaan: Ketiadaan akses untuk mencari nafkah yang layak.

3. Masalah Kasih Sayang: Banyak dari mereka adalah hasil dari kurangnya perhatian orang tua dan lingkungan.


Negara itu harusnya hadir di situ. Seperti yang dikatakan rekan saya sebelumnya, ini soal kekurangan kasih sayang, soal urusan makan. Kalau negara belum bisa masuk ke sana, lalu ada orang seperti Hercules yang mengumpulkan dan membina mereka, ya kita harus objektif," lanjutnya.


Susno juga mengingatkan agar organisasi keagamaan maupun Kementerian Agama tidak hanya "ikut campur" tanpa memberikan solusi konkret. Ia menekankan agar ucapan terima kasih kepada Hercules tidak diputarbalikkan sebagai dukungan terhadap tindakan negatif.


"Jangan diputarbalik! Kita bicara manusia, pasti ada negatif, ada positif. Saya pun ada negatifnya. Tapi poinnya adalah, rakyat yang punya masalah perut dan pekerjaan ini sudah dikumpulkan. Daripada mereka liar dan jadi masalah keamanan, sekarang ada wadahnya."


Susno menyarankan agar pemerintah tidak alergi untuk berdialog atau bahkan "mengundang" sosok seperti Hercules. Tujuannya bukan untuk membenarkan tindakan melanggar hukum, melainkan untuk mencari solusi bersama bagi jutaan rakyat yang selama ini luput dari jangkauan program pemerintah.


Negara harus melihat ini sebagai kekurangan yang diisi oleh inisiatif warga. Kalau sudah dikumpulkan begitu, ya negara tinggal masuk, berikan pekerjaan, berikan kepastian. Jangan cuma mencatat, tapi tidak hadir," pungkas Susno. (*)

×
Berita Terbaru Update