Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Momen Warga Lampung Tolak hingga Usir Jokowi saat Safari Politik: Tunjukkan Ijazahmu

Minggu, Juni 28, 2026 | 09:52 WIB Last Updated 2026-06-29T03:50:29Z

 

Foto: Safari politik Presiden ke-7 di Lampung, diwarnai unjuk rasa

Lampung, Exposekepri.com - Safari politik Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, ke Provinsi Lampung pada Sabtu (27/6/2026), diwarnai oleh aksi unjuk rasa dari sekelompok masyarakat. Ratusan orang yang menamakan diri Forum Suara Masyarakat Lampung (FSML) berkumpul di kawasan Bundaran Adipura untuk menyuarakan penolakan terhadap kedatangan mantan kepala negara tersebut.


Aksi yang didominasi oleh kaum ibu-ibu ini berlangsung dengan nada protes yang keras. Sepanjang aksi, para pengunjuk rasa meneriakkan tuntutan agar Joko Widodo menunjukkan ijazahnya. Selain itu, teriakan "Usir Jokowi" juga terus menggema sebagai bentuk penolakan atas kehadiran beliau di Lampung dalam rangka menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI).


Di tengah kerumunan massa, spanduk-spanduk bernada kritik dibentangkan. Para orator dalam aksi tersebut mendesak agar Jokowi lebih fokus menyelesaikan berbagai persoalan bangsa yang belum tuntas, alih-alih melakukan konsolidasi politik kepartaian di daerah.


Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Gunawan Pari Keit, menegaskan bahwa kawasan Bundaran Adipura hanyalah titik transit untuk konsolidasi massa. Pihaknya sempat menyatakan rencana untuk melakukan long march menuju lokasi acara Rakorda PSI untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Jokowi.


"Kita suarakan kebenaran di panggung ini, walaupun negeri ini dipimpin oleh seseorang yang belum jelas kemampuannya untuk memimpin negara sebesar ini," ujar salah satu orator di atas mobil komando dalam aksi tersebut.


Menanggapi situasi tersebut, pihak kepolisian dari Polresta Bandar Lampung bersama Polda Lampung menerjunkan ratusan personel gabungan. Pengamanan dilakukan secara ketat di sekitar lokasi aksi untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah terjadinya gesekan yang tidak diinginkan selama massa melangsungkan orasi. (*)

×
Berita Terbaru Update