Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

KDM Mengeluh, APBD 2026 Minim tapi Harus Biayai Bandara Kertajati

Rabu, Januari 14, 2026 | 07:17 WIB Last Updated 2026-01-14T00:29:45Z
Foto: Gubernur Jawa Barar, Dedi Mulyadi (KDM), menyoroti beratnya beban anggaran APBD jawa barat

Jawa Barat, Exposekepri.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menyoroti beratnya beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat tahun 2026. Rabu, 14/01/2026


Salah satu faktor utama yang dikeluhkan adalah kewajiban pemerintah provinsi untuk terus menyuntikkan dana operasional bagi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka, meskipun kontribusi ekonominya dinilai minim.


Dalam pernyataannya, Dedi mengungkapkan bahwa Pemprov Jabar harus menggelontorkan dana hingga Rp 100 miliar per tahun hanya untuk biaya operasional bandara tersebut.


Ia menyayangkan besarnya anggaran ini karena dianggap "membiayai sesuatu yang tidak menghasilkan apa pun," mengingat aktivitas penerbangan di Kertajati yang masih sangat sepi. Situasi ini dinilai tidak sehat bagi fiskal daerah yang sedang mengalami tekanan.


Selain beban Kertajati, APBD Jabar 2026 juga terimpit oleh kewajiban pembayaran utang dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan sisa utang pembangunan Masjid Raya Al Jabbar.


Dedi Mulyadi, mengusulkan opsi ekstrem untuk menghentikan sementara subsidi operasional tersebut atau mencari skema pengelolaan baru, agar anggaran daerah dapat dialihkan untuk kebutuhan prioritas lain yang lebih mendesak bagi masyarakat Jawa Barat. (DS/Rls)

×
Berita Terbaru Update