×

Iklan

Tag Terpopuler

Rocky Gerung Sebut Jokowi Sebagai "Puncak Kejahatan" lebih jahat dari Politik Era Reformasi

Selasa, Juni 16, 2026 | 21:04 WIB Last Updated 2026-06-16T14:04:56Z
Foto: Pengamat politik sekaligus akademis, Rocky Gerung

Jakarta, Exposekepri.com - Pengamat politik sekaligus akademisi, Rocky Gerung, melontarkan kritik tajam terhadap rekam jejak pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan dengan nada serius, Rocky menyebut bahwa seluruh catatan buruk yang terjadi selama era reformasi seolah tidak sebanding dengan apa yang ia istilahkan sebagai "puncak kejahatan" di bawah kepemimpinan Jokowi. Selasa (16/06)


Menurut Rocky, tudingan tersebut didasarkan pada berbagai indikasi ketidakpatuhan terhadap aturan yang menurutnya sudah terlihat sejak awal masa jabatan Jokowi. Ia berargumen bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil selama periode tersebut telah melahirkan beban berlapis bagi bangsa Indonesia, yang kini diwariskan kepada pemerintahan Prabowo Subianto.


"Jokowi adalah puncak dari kejahatan. Saya ucapkan ini secara serius," tegas Rocky.


Dalam analisisnya, Rocky merinci sejumlah dampak negatif yang ia klaim sebagai akumulasi dari kebijakan Jokowi. Ia menyiroti persoalan defisit anggaran negara, kerusakan lingkungan yang masif, hilangnya keakraban antarwarga negara, hingga meningkatnya eskalasi ketegangan sosial di tengah masyarakat.


Lebih lanjut, Rocky juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh presiden terpilih, Prabowo Subianto, dalam menata kembali ekonomi nasional. Ia meragukan target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang sempat digaungkan. Rocky mengibaratkan target tersebut seperti memaksakan kendaraan umum melaju di luar kapasitasnya di jalan tol.


"Prabowo mau masuk pada rasionalitas ekonomi, namun belum apa-apa dia sudah bicara 8 persen. Itu artinya seperti bajaj dikebut di jalan tol.itu meledak," pungkasnya.


Pernyataan ini menjadi refleksi atas pandangan kritis Rocky Gerung terhadap arah kebijakan publik dan integritas sistem hukum di Indonesia selama satu dekade terakhir. (Da)

×
Berita Terbaru Update