Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Camat Sagulung Pimpin Gema Batam ASRI 2026 Tingkat Kecamatan Sagulung

Rabu, Februari 11, 2026 | 01:08 WIB Last Updated 2026-02-11T18:18:55Z
Foto: Kegiatan Gema ASRI Tahun 2026 Tingkat Kecamatan Sagulung

Batam, Exposekepri.com - Camat Sagulung 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝 𝐀𝐫𝐟𝐢𝐞 𝐄𝐫𝐚𝐧𝐨𝐯, 𝐒.𝐒𝐓𝐏 memimpin pelaksanaan 𝐆𝐞𝐫𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦 𝐀𝐦𝐚𝐧, 𝐒𝐞𝐡𝐚𝐭, 𝐑𝐞𝐬𝐢𝐤, 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐧𝐝𝐚𝐡 (𝐆𝐞𝐦𝐚 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦 𝐀𝐒𝐑𝐈) 𝐓𝐚𝐡𝐮𝐧 𝟐𝟎𝟐𝟔  tingkat Kecamatan Sagulung. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokasi berbeda, yakni di depan Masjid Aminah Kelurahan Sungai Lekop, drainase Kaki Seribu Perumahan Tiara Mantang Kelurahan Sagulung Kota, serta SMP Negeri 21 Kelurahan Sungai Langkai.


Pelaksanaan Gema Batam ASRI di Kecamatan Sagulung melibatkan jajaran Kecamatan dan Kelurahan se-Kecamatan Sagulung, Polsek Sagulung, Danramil 02 Sekupang Kapten 𝐇. 𝐒𝐢𝐫𝐞𝐠𝐚𝐫, BKPSDM, Kepada Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Batam 𝐃𝐫𝐬. 𝐄𝐟𝐫𝐢𝐮𝐬 𝐌.𝐄𝐜.𝐝𝐞𝐯, BAPPEDA, Anggota DPRD Kota Batam Dapil IV Sagulung 𝐁𝐚𝐧𝐲𝐮 𝐀𝐫𝐢 𝐍𝐨𝐩𝐢𝐚𝐧𝐭𝐨 (Partai Gerindra), Satgas DLH, perangkat RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga sekitar lokasi kegiatan. Gerakan ini dilaksanakan secara serentak di 12 kecamatan se-Kota Batam dengan total sekitar 5.600 peserta, serta didukung Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam.


Sementara itu, untuk tingkat Kota Batam, Gema Batam ASRI dipusatkan di kawasan Simpang K-Square, Batam centre, yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Batam 𝐇. 𝐀𝐦𝐬𝐚𝐤𝐚𝐫 𝐀𝐜𝐡𝐦𝐚𝐝 bersama Wakil Wali Kota Batam 𝐋𝐢 𝐂𝐥𝐚𝐮𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐝𝐫𝐚. Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa Gema Batam ASRI merupakan tindak lanjut kebijakan nasional Gerakan Indonesia ASRI yang diinstruksikan Bapak Presiden Republik Indonesia, 𝐏𝐫𝐚𝐛𝐨𝐰𝐨 𝐒𝐮𝐛𝐢𝐚𝐧𝐭𝐨.


“Substansi gerakan ini adalah bagaimana kita bergerak bersama menjadikan Batam aman, sehat, resik, dan indah. Presiden menegaskan tidak ingin lagi melihat kota-kota yang kotor, penuh sampah, baliho semrawut, hingga kabel listrik yang mengganggu estetika,” ujarnya.


Ia juga menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret dan berkelanjutan. Sasaran kegiatan meliputi pembersihan lingkungan kantor, sekolah, rumah toko (ruko), hotel, serta fasilitas publik hingga tingkat kelurahan dan kecamatan. Selain itu, normalisasi drainase primer dan sekunder dilakukan untuk mengantisipasi banjir, termasuk pembersihan area waduk guna menjaga ketersediaan air bersih. Wali Kota turut mengaitkan kebersihan dan penataan kota dengan pertumbuhan sektor pariwisata, mengingat tren kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam yang terus menunjukkan peningkatan. (*)


×
Berita Terbaru Update